Ramalan hati yang pasti

Yang terabaikan, 
Banyak hal yang aku ingin ucapkan lewat sajak ini
Tuggulah, diam, dan dengarkan
Aku tidaklah tahu akankah dirimu membaca runtaian kata-kata ini

Dirimu yang dapat membuka kembali hatiku yang lama kosong tanpa pengisi
Pengisi yang mampu mengejutkan hati ini kembali
Pengisi hati yang hanya mampu membuat aku terdiam terkaku kaku dan bisu dalam bicara 'hai'
Hatiku sangat senang mengenal dan berteman yang tak dianggap denganmu

Tepat setahun lalu, aku mulai memantapkan isi diri ini untuk percaya akan adanya pangeran hatiku ini
Aku mengangumi semuanya, tapi kau lama-kelamaan menjadi sosok lelaki yang tidak bisa menyatu dengan roda hatiku
Tapi, aku sadar diriku hanyalah manusia yang bermimpi terlalu tinggi tidak mengenal akan kesadaran

Banyak sekali temanku dan temanmu yang mengatakan "aku bermimpi", ya aku tahu
Aku hanya ingin merasa kau menganggap keberadaan aku walau hanya sekedar manusia yang pernah menjadi teman sekelas mu
Teman yang kau kenal saat kau tidak tahu siapa-siapa di Kota Bandung ini
Teman yang kau ajarkan bagaimana menjadi aktor kehidupan
Teman yang kau kenal di lantai 3 gedung baru SMA ini

Entah harus bagaimana lagi,
Aku disini, hanya ingin mengungkapkan lumpahan hatiku yang masih mengagumi dirimu, jujur. 
Kau tampan sekali di awal tahun 2018 ini dengan rambut panjang itu
Tapi sayang, kau berubah menjadi Nobita, namun Nobita yang pandai

Rinduku mendengar suara beratmu...
Kalau aku ini bulan, biarkan aku tenggelam di laut yang merupakan milikmu
Aku akan berlama-lama tenggelam

Komentar